<=baca dari awal
"Fakhrul." kenalkannya sambil tersenyum.
'tok... tok... tok...'
seseorang mengetuk pintuku.
"Den Akhril dipanggil nyonya untuk sarapan. ajak juga temannya."
oh ternyata itu adalah bik Sum. aku bisa mengenalnya dari suaranya yang agak lembut keibuan.
"iya bik. tunggu sebentar!!" teriakku.
"yuk Fakhrul, ibuku telah menunggu kita dimeja makan." ajakku.
"terima kasih. tapi aku ingin cepat pulang. aku tak ingin merepotkan kalian."
"tak bisakah sesudah sarapan? ibuku ingin mengenalmu. lagian, ibuku itu mudah tersinggung."
"baiklah. terima kasih."
ia tersenyum kearahku lalu berbalik badan.
"kau mau kemana?" tanyaku.
"bisa aku pinjam sebentar kamar kecilnya? aku ingin buang air kecil dan membasuh wajahku."
"baiklah. tapi jangan lama lama. ntar ibuk kelamaan menunggunya."
"iya. but thanks."
"no problem"
ia segera berlalu dari hadapanku. sekitar 3 menit kemudian ia muncul dgn wajah segarnya.
"yuk kita turun." ajaknya
"of course."
sesampainya dimeja makan, ibuku langsung menyambut kami dengan senyuman.
"ayo nak Fakhrul sarapan dulu." ajak ibuku
eh tunggu dulu!! ibuku tau namanya Fakhrul?? berarti ibu mengenalnya.
"baik tante."
"mah, kok mama bisa tau namanya." tanyaku
"kau udah lupa ya? 6 tahun lalu 'kan nak Fakhrul ini tetangga kita. ia bahkan dulu selalu bermain bersamamu dan menjadi sahabatmu. ibunya juga adalah sahabat mama sejak kecil. apa kau udah lupa?"
aku mengingat kejadian 6 tahun silam. aku berpikir keras.
"aku ingat!! Fakhrul ini kan yang biasa ku peluk masih kecil."
aku melirik ke arahnya, ia terlihat malu malu. bahkan wajahnya memerah.
"betul sekali."
pantasan aku merasa bahwa wajahnya sudah tak asing dimataku
"mereka pindah ke Makasar lalu pindah kembali kesini. mereka tiba kemarin soreh." potong mamaku.
"waktu nak Fakhrul pergi, kau menangis terus tak ingin berpisah dengannya. seminggu lebih kau tak mau makan karenanya. bahkan kau mau ikut dgnnya. kau masih ingat itu."
gantian, kali ini wajahku yang memerah. aku teringat masa 6 tahun lalu yang membuat wajahku makin memerah.
baca selanjutnya=>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar