<=baca dari awal
tapi takutnya kalau aku tulis semuanya mungkin cerita ini hanya akan habis oleh pendeskripsian kamar ini. foto keluarga, lukisan, poster pokoknya lengkap deh. kamarnya juga tak kalah luasnya dgn kamarku.
"bisa aku tinggal dulu? aku mau mandi." katanya mengagetkanku dari meneliti isi ruangan ini. "tak apa apa kok."
aku menjatuhkan pantatku ke ranjangnya dgn kaki menjuntai kelantai.
"kalau ga bosan, kau bisa browsing di komputerku itu." katanya sambil menunjuk kearah yang dimaksud.
"aku mandi dulu ya?" lanjutnya. ia kemudian masuk kekamar kecil. aku kembali melanjutkan penelitianku terhadap ruangan ini. akhirnya aku bosan juga. aku jadi ngantuk. hawa hawa dikamar ini sangat adem. aku membaringkan tubuhku keranjangnya tetap dgn posisi kaki menjuntai. bisa bisa aku terlelap disini. maklumlah, aku siang tadi susah tidur entah kenapa. aku mengeluarkan smartfrenku lalu memasang earphone dan kusumbatkan ketelingaku. aku memutar lagu classic kesukaanku. lagunya lagu instrument piano yang dibarengi dgn konser orchestra. lagu ini enak banget didengar. lagunya mendayu dayu ditelinga dan cocok untuk pengantar tidur. judul musiknya adalah Concerto For Piano Ft Orchestra No 1 In E Minor karya F Shopen (F Chopin) kalau ga percaya, download aja. #hehehehe karena lagu itu mendayu dayu ditelingaku ditambah lagi dgn lagu itu khusus buat pengantar tidur, akhirnya aku terlelap dikamar kak Akhril.
###
AKHRIL POV
aku baru aja selesai mandi. rasanya sangat segar. hm... wangi sabun dibadanku. ga ada lagi bau keringat. aku keluar dari kamar mandi dan melihat Fakhrul tergeletak tidur di ranjangku dgn lelapnya. mungkin ia tadi siang tak sempat tidur, sama sepertiku. kulangkahkan kakiku menuju kearah lemari pakaian dan mengambil baju santai berwarna merah maron dan celana boxer selutut. tak kurang dari semenit pakaian itu telah melekat di tubuhku. entah kenapa aku tersenyum saat melihat wajah Fakhrul yang damai. wajah putih polos alami mampu memberi kesan kagum bagi yang memandanginya. begitupun aku. aku melihat posisi tidurnya. mungkin ia tak nyaman dgn posisi kaki menjuntai kelantai saat tidur, begitu juga aku. aku mendekat kearahnya dan dengan perlahannya, aku mengangkat tubuhnya yang terbilang mungil itu ke posisi yang nyaman, seperti posisi yang biasa orang buat yaitu tidur searah dgn ranjang. kemudian aku melepaskan earphone yang disumbatkan ketelinganya dan mematikan pemutaran lagu yang sedang berlangsung. aku melihat judul lagu yang tertera dilayar smartfrennya. F SHOPEN ah, F Shopen atau F Chopin itu 'kan pianist terkenal? kalau ga salah saat berumur 8 tahun ia sudah berhasil melakukan konser pianonya. permainan atraktif tanpa kesalahan yang dipertunjukkannya mampu mengguncangkan dunia. bahkan ia tercatat sebagai pianist terhebat sepanjang masa. banyak karya karyanya yang sudah melegenda. salah satunya adalah judul yang baru aja kumatikan di hpnya, Fakhrul. aku ikut rebahan disampingnya. ia menggeliat kecil lalu menghadapku. wajahnya yang baby face sangat dekat dgn wajahku. DEG!!! kenapa aku ini?? mengapa jantungku berdebar debar ah berdetak sangat cepat dalam posisi ini?? apa aku udah abnormal?? tak mungkin, aku kan masih 'lurus'?? terus?? ada apa dgn diriku?? mungkinkah aku hanya kagum aja padanya. tak lebih. aku memberanikan menatap kembali wajahnya. darahku mendesir dgn hebatnya. tapi perasaan aneh lagi tiba tiba hinggap didadaku. aku yakin ini bukan perasaan kagum belaka. terus apa? cinta?? ah tak mungkin. aku masih normal 'kan? ia tiba tiba menggeliat lagi, wajahnya kali ini disembunyikan ke dadaku. aku tersenyum kaku melihat cara tidurnya yang menggemaskan. tanpa ragu, aku menarik tubuhnya kedalam pelukanku. kali ini aku tak bisa berkompromi dgn kantuk. kantuk menyerangku dgn ganasnya sehingga mau tak mau aku terlelap dgn hebat. ### FAKHRUL POV drrt... drrt... drrt... mau tak mau aku membuka mata setelah mendengar bunyi getaran hpku yang terletak disamping kiri kepalaku. eh! bukannya hp itu terletak diatas perutku? ah, mungkin aja sewaktu tidur kak Akhril melepaskannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar