Selasa, 29 Juli 2014

A Beautiful Love | Bagian C

<= BACA DARI AWAL

"yah, aku tau itu. terus??" tanya Achan.

"selama itu, aku telah memberikan seluruh cintaku padamu. setiap hari kau menerima semua perlakuanku. apakah kau tak pernah merasa bosan?"

kali ini, Achan menghela nafas panjang. lalu dia tersenyum lembut menatap mata kekasihnya.

"aku tak akan pernah bosan."

"kenapa?"

"aku juga ga tau. mungkin aku juga terlalu menikmati cinta murnimu itu."

Ryota membalas senyuman lembut dari kekasihnya.

"jika aku mati dan meninggalkanmu, apa yang akan kamu lakukan?" tanya Achan.

"aku akan bersenang senang."

wajah Achan langsung cemberut mendengar perkataan dari kekasihnya. sedangkan Ryota hanya tersenyum geli melihat tingkahnya Achan.

Ryota mencubit pipi kekasihnya itu karena gemas.

"bercanda kok." ucap Ryota

"jika kau mati, aku akan mati menyusulmu pada saat itu juga." lanjutnya

"kenapa?"

"jawabannya hanya satu."

"apa itu?"

"karena aku tak bisa hidup tanpamu walau hanya terpisah sedetik aja."

Ryota kembali mencium pipi kekasihnya itu untuk yang kesekian kalinya.

"I will always love you." bisik Ryota.

Ryota mendekatkan wajahnya kearah wajah Achan.

mulai mendekat,,,

sedikit dekat,,,

dekat,,,

sangat dekat,,,

hingga akhirnya, kedua bibir itu bersentuhan melibatkan kedua saliva itu bergumul didalam ciuman.

Achan telah pasrah jika pacarnya menciumnya didepan umum. dia telah pasrah menerimanya. Achan yakin, cinta yang diberikan Ryota kepadanya benar benar tulus dan murni. Dia tak akan meragukan itu.

Dia telah pasrah saat ini, saat kekasihnya menciumnya mesrah. bahkan Dia pasrah jika lagi lagi ciuman ini akan berlanjut dalam kamar.

Tuhan, mengapa cinta ini kau ciptakan namun hanya untuk kau murkai.

bukannya cinta ini adalah ciptaan-Mu juga??

aku mohon, restuilah hubungan indah ini.

~~~TAMAT~~~

Cerita berikutnya, tanyakan pada Admin DISINI

jika mau di copy,,, silahkan sertakan Alamat blog ini!! Silahkan copy/paste link di kotak ini!

http://dukarimara.blogspot.com

Tidak ada komentar:

Posting Komentar